Oke! Setelah sekian lama saya menghilang dari peredaran, kini saya kembali dengan tulisan baru yang juga layak anda baca.
Minal Aidzin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin. Selamat hari raya Idul Fitri teristimewa untuk sahabat-sahabatku umat muslim se-Indonesia dan sedunia. Semoga rahmat Tuhan Allah mendamaikan hati kita sekalian. Amin! ^ /.\ ^
Nah, kali ini saya akan menulis tentang resensi sebuah buku yang pernah dimuat di majalah Marketeers edisi Agustus 2010. Saya akan menulis beberapa hal yang memang sudah ada di majalah tersebut, namun pastinya akan bermanfaat untuk anda sekalian yang ingin gratis! *mental mahasiswa rantau! Hehehe...*
Judul buku itu adalah Grow From Within: Mastering Corporate Entrepreneurship And Innovation karangan Robert C.Wolcott and Michael J. Lippitz. Menjelaskan bagaimana sebuah bisnis baru bisa dibentuk di dalam berbagai korporasi dan dengan cara yang efektif melalui inovasi dan corporate entrepreneurship. Di sana juga ditekankan empat model yang dominan dalam membentuk corporate entrepreneurship, variasi-variasi untuk memerger inovasi dengan strategi korporat, dan syarat-syarat kepemimpinan dalam mengembangkan lini bisnis yang baru.
“Great innovation ideas cannot stand alone in sustaining the business success and growth. It needs to be driven by a well-thought strategic management.”
Empat model yang pernah disebutkan di atas tersebut membicarakan tentang bagaimana inovasi dapat berupa bermacam-macam bentuk di dalam perusahaan yang saling berbeda pula:
1. Opportunist – Tidak ada pendekatan disengaja terhadap corporate entrepreneurship (contoh: Zimmer)
2. Enabler – Perusahaan menyediakan pendanaan serta atensi para senior eksekutif terhadap beberapa proyek yang prospektif (contoh: Google)
3. Producer – Perusahaan membentuk dan mensupport sebuah grup yang bersifat full-service dengan satu mandat, demi corporate entrepreneurship (contoh: Cargill)
4. Advocate – Perusahaan sangat ‘menyucikan’ corporate entrepreneurship, namun unit-unit bisnis lah yang menyediakan pendanaan utama.
Radar Inovasi yang disebutkan di sana juga, mendeskripsikan 12 cara yang berbeda dimana perusahaan mampu berinovasi untuk menciptakan bisnis baru dan atau bisnis yang sudah ada. Setiap entrepreneur maupun intrapreneur sebaiknya juga harus mempertimbangkan keduabelas elemen tersebut, agar sukses mencetak keuntungan dari ide-ide mereka (semua staff internal-red) dan memastikan sustainable company’s growth.
Dalam mengambarkan model tersebut, berhubung saya tidak mempunyai gambar radar inovasinya, bayangkanlah sebuah jam dinding yang terdiri dari kedua belas angka yang berputar searah jarum jam. Berikut adalah keduabelas elemen radar inovasi yang disajikan berdasarkan penggambaran tersebut:
1. Offerings – WHAT are you selling?
1.1. Platform*
1.2. Solution*
2. Customers – WHO are you selling it to?
2.1. Customer Service*
2.2. Value Capture*
3. Processes – HOW will you create, sell, deliver, and service it?
3.1. Organization*
3.2. Supply Chain*
4. Presence – WHERE will you engage your customers to do business?
4.1. Networking*
4.2. Brand*
(* menunjukkan bahwa mereka adalah para sub-element)
Buku ini wajib dibaca oleh semua entrepreneur yang memiliki ketertarikan tinggi terhadap inovasi. Di era globalisasi, dimana pasar sudah semakin bersifat horizontal, kemampuan internal entrepreneurship menjadi tulang punggung untuk membentuk daya kompetitif perusahaan.
==================================================================
After read this article, please comment to show that you participated in this blog's growth and development.
Tampilkan postingan dengan label resensi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label resensi. Tampilkan semua postingan
Rabu, 15 September 2010
Selasa, 25 Mei 2010
Mobile Suit Gundam Unicorn

***
Genre : Mecha, Science Fiction, Action
Format : Original Video Animation (OVA)
Original Creator : Hajime Yatate, Yoshiyuki Tomino
Director : Kazuhiro Furuhashi
Music : Hiroyuki Sawano
Production : Sunrise
Released Date : February 2010
***
Sinopsis:
Univesal Century 0096; Tiga tahun telah berlalu semenjak perang Neo Zeon kedua berakhir (Mobile Suit Gundam: Char's Counterattack).
Sisa-sisa dari Neo Zeon, The Sleeves, menuju Side 4 Koloni Industri 7 untuk bertemu dengan pemimpin Vist Foundation, Cardeas Vist. Tujuan pertemuan itu adalah penyerahan sebuah 'kunci' yang dapat membuka sesuatu yang disebut Laplace Box, yang menyimpan rahasia besar mengenai asal mula dunia Universal Century dan konon memiliki kekuatan untuk merestorasi masa depan atau justru menghancurkan dunia.
Banagher Links adalah seorang remaja berumur 17 tahun yang merupakan siswa dari Anaheim Industry Technical School di Koloni Industri 7. Ia melihat perang seolah-olah sebagai sebuah cerita fiksi, karena ia lahir setelah peristiwa One Year War (Mobile Suit Gundam) berakhir dan tidak pernah merasakan isolasi perang seumur hidupnya. Namun sejak menolong seorang gadis bernama Audrey Burne, yang juga datang untuk menemui Vist untuk mencegahnya menyerahkan 'kunci' tersebut kepada The Sleeves, ia mulai terseret dalam suatu konflik yang dipicu oleh Laplace Box. Nantinya ia juga akan mendapati bahwa Cardeas Vist tidak lain adalah ayahnya sendiri yang dahulu berpisah dengan ibunya. Sebelum ayahnya menghembuskan nafas terakhir, ia dipercaya untuk menjadi pilot 'kunci' tersebut, Gundam Unicorn!

Score:
Story = 5/5
Tak perlu diragukan lagi, franchise gundam selalu menghasilkan karya dengan jalan cerita yang mengagumkan! Yang patut dijadikan pertimbangan lebih dalam memilih anime ini adalah bahwa tanpa menonton film seri2 gundam original pendahulunya, penonton pemula tidak akan mengalami kesulitan berarti dalam memahami jalan ceritanya.
Boleh jadi animasi adaptasi dari sepuluh light novel dengan judul yang sama ini akan mendulang kesuksesan yang lebih besar daripada Gundam 00, mengingat bahwa karya ini masuk dalam time line gundam original yang notabene memiliki sebagian besar penggemar yang loyal sejak lebih dari seperempat abad yang lalu. Gundam UC berhasil menggabungkan unsur dan ciri khas cerita Jepang dan Amerika dalam satu wadah.
Chara Development = 5/5
Potensi perkembangan diri masing-masing karakter dikupas secara bersamaan tanpa meninggalkan unsur penting yang dapat menentukan akhir cerita yang dipastikan dapat memuaskan semua pihak. Relasi antara Banagher dan Audrey patut menjadi pusat perhatian
Artwork = 5/5
Masterpiece! Benar-benar halus dengan tidak meninggalkan ciri khas Universal Century, terutama pada saat pertempuran menggunakan funnel yang memang merupakan bagian yang paling ditunggu-tunggu semua penggemar gundam di seluruh dunia!
Music = 5/5
Di sini ada sedikit keunikan di mana sebagian besar background music yang dipakai menggambarkan suasana eropa abad pertengahan dan mampu membangkitkan rasa mistis sekaligus kepahlawanan perang yang didambakan banyak orang, baik fans maupun bukan fans.
Humour = 4/5
Karena ceritanya lebih bersifat perang dan filosofis serta politik, humor yang tersedia mungkin tidak akan terlalu menjadi pertimbangan penonton dalam menyimak film ini.
Label:
anime,
OVA (Original Video Animation),
resensi
Rabu, 19 Mei 2010
Resensi - Konfirmasi
Sudah lama saya ingin mewujudkan keinginan saya menjadi resensor serial televisi maupun bioskop animasi jepang di blog ini. Dan paling tidak resensi Fate / Stay Night sebelumnya telah menjadi bukti dimulainya karya resensi saya.
Sekedar memberitahu, untuk yang selanjutnya saya akan meresensi memakai bahasa indonesia dan gaya penulisan yang lebih luwes. Ternyata meresensi formal bukan gaya saya yang sesungguhnya! >.<''
Oke, stay tuned di blog saya ini dan nantikan resensi-resensi selanjutnya.
PS: Mungkin kelak saya juga akan meresensi komik-komik asli indonesia yang layak anda coba baca.
Sekedar memberitahu, untuk yang selanjutnya saya akan meresensi memakai bahasa indonesia dan gaya penulisan yang lebih luwes. Ternyata meresensi formal bukan gaya saya yang sesungguhnya! >.<''
Oke, stay tuned di blog saya ini dan nantikan resensi-resensi selanjutnya.
PS: Mungkin kelak saya juga akan meresensi komik-komik asli indonesia yang layak anda coba baca.
Selasa, 18 Mei 2010
Fate / stay night ~ Unlimited Blade Works

***
Title : Fate / stay night ~ Unlimited Blade Works
Genre : Action, Romance, Supernatural, Thriller
Developer : Type-Moon
Production : Studio Deen (Japan)
Director : Yamaguchi Yuji
Writer : Sato Takuya
Released Date : January 23, 2010
***
Plot
Basically, this movie tells us about an idealist teenager’s life named Emiya Shirou who being dragged on a battle royal war between seven masters along with their each servants in order to obtain Holy Grail, a holy and legendary chalice capable of granting wishes. Ten years ago, Shirou became one of the victims in massive fire that consumed a large portion of Fuyuki City. As he was dying, a certain man found and save him. That man, Emiya Kisitsugu, decides to adopt him and then become his foster father. That’s why his family name is changed to ‘Emiya’.
Shirou really admired Kiritsugu—who also a magus (magic user)—because he always wanted to become ‘Hero of Justice’, a guardian of mankind who could protect the weak and innocent, even though he failed. Touched by his father ambition, Shirou intends to devote his life to achieve that distant ideal. And then Emiya Kiritsugu die in peace.
Entering his high school life, not knowing anything that will befall him, he accidentally stumbles upon the battle of two servants—Archer and Lancer—in the school courtyard. Even though he is killed by Lancer cursed lance, he is succesfully revived by Tohsaka Rin, the master of Archer.
The tension is not over. Knowing his prey still alive despite being stabbed in the heart by his lance, Lancer comes to Shirou house once again to hunt down him. Cornered in the shed, Shirou prepares the worst. But before Lancer can inflict another fatal blow, a young woman clad with armor with an invisible sword is summoned and block Lancer’s attack. Later on, she introduces herself as Servant Saber.
After their sudden meeting with Rin and Archer in the same time, they are going to one of Roman Catholic Church in neighbouring city to meet Kotomine Kirei, a person who becomes a supervisor of this war. Listening to all of his explanation about this war, Shirou decides to take a part as a master. However, he do not doing this in order to obtain that holy artefak, but to destroy it and stop this bloody and foolish Holy Grail War.

Hot Keys
It’s normal for a child to admire his/her parent, as Shirou do when he looked at Kiritsugu. But he is going too far. He thinks that other people happiness and safety is more important than his life. There will be a time when he will be forced to accept his own contradiction despite his fake believes. How could he manage anything when he has nothing he dreamed himself, but a borrowed one?
He knows he can’t save everyone. He knows there is no help without sacrifices. His ideal is just an excuse to cover up his ugliness. He knows reality is like that because he will become an adult. Then, is that ideal wrong? Is it a fake if it’s not him? Even if his wish is a fake, is it wrong and impossible for it to come true?
Moreover, when Archer reveals that he is the future Emiya Shirou who is betrayed by his ideal he fought for, and now he seeks to create a time paradox by killing his past self, also in act of mercy so that Shirou doesn’t need to see his ideals betray and crush him.
Fighting his own image is the most cruel thing, moreover after he sees by himself Archer’s dreadful destiny that being betrayed by his own ideal hundred times, thousand times, and for the eternal times over and over. Will Shirou’s feeling towards his ideal crumbling down and let him be killed by his future self? Or will he denied his own existence and fight for his ideal even if that is a very distant and unreachable utopia? What will be his answer for Archer, who is the result of that very ideal?

Appraisal
When first time released in January 30, 2004, Fate / stay night rapidly became one of the most popular visual novels in history, securing the title of “Highest Selling Visual Novel” in 2004 and second in 2007. To the japanese public, Fate / stay night was hugely appraised as the “Best Visual Novel Ever Made”. The popularity of its visual novel made Geneon Japan and Studio Deen produced a twenty four episode anime series based on the original story in 2006.
This 2010, Studio Deen released the animated movie version in international scale based on the storyline of the Unlimited Blade Works route as the main focus that differs this version from the storyline of the Fate route in its TV series version. With the staff from the anime television series and most of the voice cast reprise their roles, this fim will be able to sow great success and able to satisfy the fans all over world, considering that Unlimited Blade Works route is being seen by the fans as the best route among other two routes in its visual novel.
Score:
Story = 5/5
Secara keseluruhan, adaptasi dari visual novelnya sangat bagus. Hampir tidak ada unsur penting yang dilewatkan begitu saja.
Chara Development = 4.5/5
Fokus cerita pada Shirou dan Archer memang sangat kental. Namun, peran karakter yang lain jadi agak dibiarkan tanpa improvisasi. Mungkin karena pengaruh waktu tayang yang terbatas.
Artwork = 4.5/5
Great! Baru kali ini saya melihat kualitas animasi jepang yang seharusnya baru muncul dua tahun mendatang!
Music = 4.5/5
Yang paling menonjol mungkin adalah OST nya yang berjudul "Imitation". Benar-benar lagu yang membuatmu tak terkalahkan, bahkan oleh siapapun yang jelas-jelas lebih kuat darimu!
Humour = 3/5
Oke, untuk unsur ini memang sedikit. Karena sejak awal movie ini lebih bertema action, angst, sedikit romance, dan idealisme.
Langganan:
Postingan (Atom)
