Tampilkan postingan dengan label 48family. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 48family. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Maret 2013

FanLetter For Delima Rizky : Part 2 - Makalah [29 Desember 2012]


Mohon perhatiannya... ( ̄▽ ̄)

Postingan blog ini sepenuhnya sudah pindah ke blog yang baru, yang lebih berorientasi pada 48Family. Yaitu di alamat ini: http://takarenda.blogspot.com/2013/05/fan-letter-2nd-yossha-ikuzo-strategi.html

Terima kasih atas perhatiannya. ♪( ´ ▽ ` )ノ

*・゜゜・*:.。..。.:*・’(*゜▽゜*)’・*:.。. .。.:*・゜゜・

______________________________________
Mau tahu sejarah AKB48 dan biografi Takamina secara lengkap dalam bahasa Indonesia?? Sekarang anda bisa membelinya dengan mengunjungi situs :
atau
Fans yang baik adalah fans yang tidak melupakan sejarah idolanya~ ^w^

Jumat, 15 Maret 2013

Bagaimana Sang Idola Seharusnya Berperan Dalam Hidup Kita


Idola itu:
1. Kita kagumi
2. Lalu kita puja perjuangannya
3. Lalu dijadikan panutan/teladan
4. Lalu Prinsip2 hidup dan workhardnya dicontoh
5. Lalu diaplikasikan ke hidup kita masing-masing
6. Dan akhirnya mengubah hidup kita sendiri menjadi lebih baik berkat mengidolakannya.
7. Syukur2 setelahnya ganti menginspirasi hidup orang lain karena kita telah berhasil mengubah hidup kita.
8. Dan jadilah rantai energi positif 'ngidol' yang tak berkesudahan. Kita sukses karena mengidolakan seseorang, dan orang lain sukses karena mengidolakan kita, dan orang lain lagi kelak akan sukses karena mengidolakan orang yang mengidolakan kita.

I think that's the true purpose of 'ngidol' someone, and this is not only for idolizing 48Group idols but also for idolizing the other figures. For example, your own father and mother.

Be an alternate version of 'Wota'. Create your own concept of 'Wota'. Dare to be different. Be another 'Sashihara Rino' who dare to follow her dream and rise up from only fans/wota to a splendid idol figure now at 48Family.

#RandomTalk@Hospital

Sorry if my english sucks, dan pakai bahasa gado-gado... Aku akan menyempurnakannya setelah tidur malam ini :D

Selasa, 05 Maret 2013

AKB48 Takahashi Minami menyatakan kemungkinan dirinya menjadi anggota House of Representatives (Parlementer di Jepang)




Dalam sebuah wawancara di salah satu program TV, member AKB48 Takahashi Minami menyatakan ketertarikannya untuk menjadi anggota parlementer di Jepang. Dalam interview bertema, “House of Election 4 Years later”, ia berkata

“Saya tertarik akan hal itu. Saya pikir akan sangat menarik jika kelak saya bisa ikut (dalam karir politik Jepang)”

Ia mulai tertarik akan dunia politik setelah jurnalis politik, Mr. Tahara Soichiro, yang juga meng-oshikan Takamina, memberitahunya,

“Lebih baik (Takamina) mulai belajar tentang Pemilu untuk pemilihan politik 4 tahun lagi.”

Orang yang pertama kali menyarankan Takahashi Minami menuju politik adalah Akimoto Yasushi. General Producer dari AKB48 ini menyatakan bahwa, “Dia lebih cocok jadi politikus daripada idol.”

Mr. Tahara Souichiro pastinya mendengar pernyataan tersebut, karena mereka berdua memang dekat satu sama lain selama bertahun-tahun. Dan inilah titik baliknya. Setelah itu, ia mulai sering mengunjungi teater AKB48 dan mengikuti jejak Idol Group tersebut semenjak itu.

Dalam acara TV show “Dare datte Haran Bakusyou” pada 3 Maret 2013 lalu, Mr. Tahara yang menjadi tamu acara tersebut memperlihatkan VTR interviewnya dengan Takahashi Minami. Dalam video tersebut, setelah memberitahu bahwa oshimennya adalah Takamina, Takahashi Minami berkata dengan sorot mata yang berkilauan,

“Saya sangat senang dan terkejut saat tahu bahwa orang seperti dia mengenal saya.”

Takamina sering bertemu dengan Mr. Tahara, dan ia juga berkata bahwa cara Mr. Tahara memuji caranya berbicara (berpidato di atas panggung/teater) memberinya kepercayaan diri lebih. Dia berbicara tentang banyak hal setiap kali bertemu dengan Takamina, “Namun pada akhirnya, dia menyimpulkan bahwa ‘Takahashi cocok menjadi seorang politikus’,” ungkap Takamina.

Takara mendesak Takamina untuk mencari posisi politis Jepang di masa depan, dengan argument, “Demi generasi masa depan Jepang yang ada saat ini, akan lebih baik jika para politikus yang ada saat ini digantikan oleh dirimu.”

Walau Takahashi awalnya menganggap dirinya bercanda, ketika Tahara mengungkapkannya dengan sangat serius, “Lebih baik kau mulai belajar politik 4 tahun lagi, ketika mayarakat Jepang akan mengadakan pemilihan parlementer,” Takamina menyadari bahwa orang tua berusia 78 tahun itu sangat serius akan hal ini.

Kemungkinan karena pengaruh dari Tahara, ketika ditanya oleh para staff jika ada kesempatan dirinya menjadi politikus, Takahashi menjawab,

“Memang benar saya tertarik dengan dunia politik, dan sejak Mr.Tahara berbicara seperti itu, kau tahu, saya tak bisa bilang bahwa saya tidak tertarik sama sekali.”

Lebih jauh lagi, “Jujur saja, saya jadi berpikir… ‘Kenapa tidak?’. Saya pikir akan sangat hebat jika suatu hari, saya bisa mendedikasikan diri di pekerjaan semacam itu,” lanjutnya.

Takamina juga mengungkapkan bahwa Mr. Tahara berkata jika dirinya menjadi politiku, dia akan menjadi kepala tim suksesnya. Dan Takamina mengirim balasan terhadap pernyataan tersebut di VTR itu, dengan berkata, “Jika memang akan terjadi, pada saat itu saya mohon kerja samanya.”

Mungkin alasan mengapa Mr.Tahara Soichiro sangat mendukung Takahashi Minami menjadi politikus, sebagian karena pernyataan Akimoto Yasushi sebelumnya.

Namun, dia sudah sejak lama mengikuti Takahashi Minami sebagai leader AKB48, dan dari observasinya, dia mengambil sebuah kesimpulan,

“Kepemimpinannya sangat luar biasa! Suaranya pada saat pembukaan konser AKB48 In Tokyo Dome sangat hebat, dan setelah dia kalah di turnamen Janken, dia segera mengubah pola pikirnya dan kembali fokus memimpin acara tersebut.”


Jepang adalah salah satu negara yang politikus-politikusnya dulunya memiliki karakteristik TV (komedian, aktor, aktris, dan bahkan idol), namun jika Takahashi Minami akan mengikuti pemilu, hal tersebut akan menarik perhatian dan ekspektasi dari publik terbesar sepanjang sejarah, dimana sudah menjadi kebiasaan di dunia politik Jepang bahwa pekerjaan sebelum menjadi anggota DPR/politikus menjadi salah satu faktor andalan terbesar mereka mengamankan posisi/kursinya di parlemen negara.

Sumber asli: Livedoor / akb48wrapup.com

Rabu, 06 Februari 2013

FanLetter For Delima Rizky : Part 1 - Fanlet [29 Desember 2012]

Mohon perhatiannya... ( ̄▽ ̄)

Postingan blog ini sepenuhnya sudah pindah ke blog yang baru, yang lebih berorientasi pada 48Family. Yaitu di alamat ini: http://takarenda.blogspot.com/2013/05/fan-letter-2nd-renai-kinshi-jourei-for.html

Terima kasih atas perhatiannya. ♪( ´ ▽ ` )ノ

*・゜゜・*:.。..。.:*・’(*゜▽゜*)’・*:.。. .。.:*・゜゜・


______________________________________
Mau tahu sejarah AKB48 dan biografi Takamina secara lengkap dalam bahasa Indonesia?? Sekarang anda bisa membelinya dengan mengunjungi situs :
atau
Fans yang baik adalah fans yang tidak melupakan sejarah idolanya~ ^w^

Selasa, 22 Januari 2013

"Tribute to Takahashi Minami - The Untold Story of AKB48's Leader", NOW ON SALE!!



_______________________________________________________________

Judul : Tribute to Takahashi Minami - The Untold Story of AKB48's Leader
Ukuran : A5 dengan tebal buku sekitar 2 cm
Halaman : 428 halaman (14 lembar full color bolak-balik)
Harga : Rp 84.000,00 + Bonus (lihat di bagian FAQ)
Status : Unofficial (bukan produk official)

Stock Masih Tersedia : 14 buku
_______________________________________________________________

FAQ Corner
(Frequent Asked Questions)



Q1 : Bagaimana Format Pemesanannya? Di Mana Kami Bisa Memesan/Membeli Buku ini?
A1 : Format pemesanan buku ini adalah sebagai berikut.

Nama Lengkap = …………………………………………………………..
Jumlah Buku Yang Dibeli = …………………………………………………………..
Alamat Lengkap (termasuk kode pos) = …………………………………………………………..
Nomor Yang Bisa Dihubungi = …………………………………………………………..
Bonus Yang Ingin Dibeli = .....................................................................................................

Karena buku ini dirilis dan dicetak secara mandiri/indie, Anda tidak akan menemukannya di toko buku mana pun. Pemesanan buku ini bisa dilakukan melalui tiga cara
1. Fanpage Facebooknya yaitu di sini
2. Sms ke 0821 3392 5587
3. email ke : harimavinko@yahoo.co.id


Q2 : Bagaimana pembayaran dan pengirimannya?
A2 : Khusus yang berdomisili di kota Semarang atau Yogyakarta, bisa langsung COD (Cash on Delivery). Bisa janjian di suatu tempat atau di gathering rutin fanbase Semarang (setiap sabtu jam 4 sore di Taman KB depan SMAN 1 Semarang, kalau tidak hujan) dan Yogyakarta (setiap sabtu jam 8 malam di sisi lapangan Timur Graha Sabha Permana UGM, kalau tidak hujan)

Sedangkan yang berdomisili di luar dua kota tersebut, akan dikirimkan melalui jasa ekspedisi TIKI / JNE / Wahana Ekspedisi (kesepakatan bersama). Ongkos kirim ditanggung pembeli. Pembayaran dilakukan melalui transfer ke salah satu rekening di bawah ini:

BCA nomor rekening 2465205707 a.n. VINKO SATRIO PEKERTI
Danamon nomor rekening 003505906978 a.n VINKO SATRIO PEKERTI

Jumlah transfer adalah harga buku ini + ongkos kirim yang disepakati. Pengiriman dilakukan setelah pembayaran telah dikonfirmasi masuk ke salah satu dari dua rekening di atas.


Q3 : Padahal Judulnya “Tribute to Takahashi Minami”, tapi mengapa juga membahas sejarah AKB48 secara garis besar juga? Bagaimana dengan 48Group yang lainnya?
A3 : Jawabannya bisa ditemukan di buku ini. Namun, jika bisa disingkat alasannya adalah karena AKB48 adalah Takahashi Minami itu sendiri, seperti yang pernah diucapkan oleh sang produser Akimoto Yasushi. Saya sendiri juga menyadari, awalnya ketika hendak konsentrasi hanya pada Takahashi Minami saja justru perjalanan AKB48 itu sendiri tidak bisa sama sekali dipisahkan darinya. Oleh karenanya, beberapa kisah lain dari member yang dekat dengannya seperti Maeda Atsuko dan Oshima Yuko atau member generasi di bawahnya yang mengidolakannya seperti Iwata Karen dan Yokoyama Yui juga akan sedikit disertakan. Tentu saja, sister group lainnya seperti SKE48 dan JKT48 juga akan disentuh sedikit. Namun, cerita akan tetap fokus pada Takahashi Minami dan AKB48.


(updated)
Q4 : Di Format Pemesanan Tadi, Tertulis “Jenis Bonus Yang Dipilih”. Bonus Macam Apa Yang Akan Kami Dapat Dengan Membeli Buku Ini? Apakah Yang Terlewat pada masa PO masih berkesempatan mendapatkan bonus tersebut?
A4 : Karena pre-order event telah selesai, maka mohon maklum karena para pemesan tidak akan mendapatkan bonus2 tersebut secara GRATIS lagi seperti yang didapatkan oleh para pemesan masa PO sebelumnya. Artinya, Anda bisa mendapatkan bonus buku ini namun dengan mengganti sejumlah uang untuk pengadaan bonus2 tersebut. Bisa dibilang, Anda bisa MEMBELI-nya namun dengan harga yang sangat murah.


Berikut adalah bonus-bonus yang bisa dipesan, berikut dengan perkiraan jumlah Disc Data DVD/CD dan perkiraan harganya:


Judul
Perkiraan Jumlah DVD/CD
Perkiraan Harga Total
Documentary of AKB48 – To Be Continued
1
Rp 5.000,00
Documentary of AKB48 – Show Must Go On
1
Rp 7.500,00
Kinsma SPECIAL ‘AKB48’s Untold Story 2011’
1
Rp 7.500,00
AKB48 In Saitama Super Arena 2012 Concert
6
Rp 45.000,00
AKB48 In Tokyo Dome ~1830 no Yume~ 2012 Concert
6
Rp 45.000,00
AKB48 In Tokyo Aki Matsuri 2010 Concert
4
Rp 30.000,00
AKB48 Request Hour Setlist Best 100 2010 (belum pasti)
6 (belum pasti)
Rp 45.000,00 (belum pasti)
(updating…)
-
-


* List Judul, Perkiraan Jumlah Disc. dan Perkiraan Harga bisa berubah sewaktu-waktu. Selalu cek blog dan fanpage facebook "Tribute to Takahashi Minami - The Untold Story of AKB48" untuk tidak ketinggalan berita update terbaru dari kami

* Untuk mendapatkan subtitle Bahasa Indonesia bisa didapatkan dengan mengunjungi website IslandSubs48. Silahkan search di google untuk menuju ke website yang dimaksud.


________________________________________________________

Mohon dukungannya dengan me-like Fanpage Facebook buku biografi unofficial ini di >> http://www.facebook.com/pages/Tribute-to-Takahashi-Minami-The-Untold-Story-of-AKB48s-Leader/184126741732623


Senin, 12 November 2012

Fan Letter : Happy Birthday Delima Rizky! (15 tahun)


Mohon perhatiannya... ( ̄▽ ̄)

Postingan blog ini sepenuhnya sudah pindah ke blog yang baru, yang lebih berorientasi pada 48Family. Yaitu di alamat ini: http://takarenda.blogspot.com/2013/05/fan-letter-1st-namida-surprise-for.html

Terima kasih atas perhatiannya. ♪( ´ ▽ ` )ノ

*・゜゜・*:.。..。.:*・’(*゜▽゜*)’・*:.。. .。.:*・゜゜・

______________________________________
Mau tahu sejarah AKB48 dan biografi Takamina secara lengkap dalam bahasa Indonesia?? Sekarang anda bisa membelinya dengan mengunjungi situs :
atau
Fans yang baik adalah fans yang tidak melupakan sejarah idolanya~ ^w^

Sabtu, 03 November 2012

Jual Pin Fanmade AKB48

Mohon perhatiannya... ( ̄▽ ̄)

Postingan blog ini sepenuhnya sudah pindah ke blog yang baru, yang lebih berorientasi pada 48Family. Yaitu di alamat ini: http://takarenda.blogspot.com/2013/05/jual-pin-fanmade-akb48-48fams.html

Terima kasih atas perhatiannya. ♪( ´ ▽ ` )ノ

*・゜゜・*:.。..。.:*・’(*゜▽゜*)’・*:.。. .。.:*・゜゜・


______________________________________
Mau tahu sejarah AKB48 dan biografi Takamina secara lengkap dalam bahasa Indonesia?? Sekarang anda bisa membelinya dengan mengunjungi situs :
atau
Fans yang baik adalah fans yang tidak melupakan sejarah idolanya~ ^w^

Jumat, 02 November 2012

Jual Pin Fanmade JKT48

Mohon perhatiannya... ( ̄▽ ̄)

Postingan blog ini sepenuhnya sudah pindah ke blog yang baru, yang lebih berorientasi pada 48Family. Yaitu di alamat ini: http://takarenda.blogspot.com/2013/05/jual-pin-fanmade-jkt48.html

Terima kasih atas perhatiannya. ♪( ´ ▽ ` )ノ

*・゜゜・*:.。..。.:*・’(*゜▽゜*)’・*:.。. .。.:*・゜゜・


______________________________________
Mau tahu sejarah AKB48 dan biografi Takamina secara lengkap dalam bahasa Indonesia?? Sekarang anda bisa membelinya dengan mengunjungi situs :
atau
Fans yang baik adalah fans yang tidak melupakan sejarah idolanya~ ^w^

Selasa, 16 Oktober 2012

INTERVIEW48 - AKB48's Past and Future

Konnichiwa minna-san~! Kali ini saya akan memposting sebuah wawancara dengan Togasaki (Theater Manager) dan Saruobasan (AKB PR Manager), yaitu tentang masa lalu & masa depan AKB48 yang telah di bahasa Indonesia-kan. Terima kasih pada member "JKT48 no fansu" yang telah memuat versi bahasa Indonesianya. Of course, the credit goes to him. Saya cuman merapikan dan mengkreasikan supaya lebih enak dilihat.

Selamat menikmati dan semoga semakin menambah pengetahuan Anda semua tentang AKB48... ^_^

________________________________________________________________________

Q : Pertama2, aku ingin bertanya bagaimana kalian bisa terlibat dalam AKB48?

Togasaki: "Namaku muncul ketika orang-orang sedang membicarakan bahwa Akimoto-sensei akan memulai proyek baru, mengumpulkan banyak gadis. 'ada org yg cocok utk membantu Akimoto-san'. Dan itu adalah aku. saat itu sekitar bulan Juli 2005?"

Nishiyama: "Aku sudah sering diajak pekerjaan yg dipimpin dan diproduseri oleh Akimoto-san, sebagai publisher. Karena hubungan ini aku sering mengunjungi kantor Akimoto, Saat itu hari Sabtu disekitar pertengahan bulan November. Ketika aku sedang main golf si Shizuoka, aku menerima telefon dari sekertarisku, dan aku disuruh utk 'kembali ke Tokyo secepatnya'. Aku menyudahi permainanku dan kembali ke Tokyo menggunakan shinkansen, lalu aku dijelaskan mengenai proyek AKB dan diminta menjadi PR manager. Tapi krn aku tdk menerima pemberitahuan kapan proyek ini mulai berjalan, aku bekerja merangkap sbg staff honorer, staff pelatihan dan juga sbg resepsionis di theater bersama dgn Togasaki-kun."

Togasaki: "Kami kekurangan staff saat itu. mungkin kami hanya punya 8 staff pada awalnya. Aku bukanlah manager theater waktu itu. Tidak ada posisi manager saat kala itu dan aku merasa seperti manager toko."

Nishiyama: "Ya, semua org mengira kau adalah manager toko saat itu."

Togasaki: "Apa yg aku lakukan sebelum pembukaan theater adalah mencari tempat, membuat pengumuman utk audisi di majalah dan juga mewawancarai. Ketika aku menemukan gadis yg menarik, aku membuat post mengenai mereka dan menguploadnya ke blog."

Nishiyama: "Waktu telah berlalu dan sekarang blognya bernama Togablo (Togasaki blog) dan dianggap sbg blog official, tapi saat itu, blog tsb hanya dianggap blog pribadi."

Togasaki: "Tentu saat itu kami sudah punya situs official utk AKB48, tapi itu terpisah dari blog pribadiku.
tapi sejak saat itu, kami percaya pada Akimoto-sensei dan bekerja dgn penuh kebingungan ketimbang dibilang merasa cemas dgn masa depan."

Nishiyama: "Ya, kami belum merasa cemas. tapi sekitar pertengahan bulan Januari 2006 mungkin. Kami hanya punya 1 setlist Party ga Hajimaruyo, dan penonton yg datang ke theater orangnya itu-itu saja. Jadi aku mulai khawatir kalau2 org2 ini akan mulai bosan dgn penampilan AKB."

Togasaki: "Saat itu, aku juga mengunjungi theater tiap hari dan sering mendengar suara dari fans, 'Kenapa kalian belum merilis CD?' dan sebagainya. Dan itu adalah tugasku utk menyampaikan suara2 fans kepada Akimoto-sensei. Dan aku belajar cara fans di Akhabara melakukan sesuatu untuk mereka sendiri. Seperti 'Kau tahu? Akihabara itu tempat dimana...' Aku bahkan tidak tahu tentang MIX yg diteriakkan oleh fans selama perform, Jadi aku menanyakannya kepada fans 'Boleh aku tahu apa yg kalian teriakkan?' Hahaha..."



Q : Saat itu image Akihabara menutupi AKB48?

Togasaki: "Karena kami memulainya dari Akihabara, itu adalah sesuatu yg tidak bisa dihindari, dari sudut pandang kota Akihabara, kami ini hanyalah pendatang baru dan kami bahkan menggunakan nama Akihabara48 pada awalnya hanya utk menyesuaikan diri. Aku berpikir akan memakan waktu yg lama utk melewati semua ini."

Nishiyama: "Ketika kami menempatkan diri di kota sebenarnya, kami tidak bisa memikirkan bagaimana caranya agar kami terlihat seperti Akihabara. Tapi sebenarnya esensi kami tidak berubah dari awal. kami mengadakan pertunjukkan theater tiap hari selama 2 jam, para member berpeluh di theater untuk 250 org. itu yg tidak berubah sama sekali sampai sekarang. Meskipun member telah berganti dari mereka yg bergabung tanpa tahu akan dibawa kemana grup ini menjadi member yg bergabung tapi sudah tahu dengan apa yg terjadi di dalam theater."

Togasaki: "Dasarnya aku tidak pernah memarahi member, tapi ada 1 kali aku pernah memarahi member senbatsu. Sekitar 2 tahun lalu, ketika kami pergi ke Hiroshima utk event akushukai (handshake) utk single 'Sakura no Shiori. Ketika kami berkumpul dibandara, semuanya terlihat seperti orang bodoh dan mengantuk. Aku ingin member menyadari kenyataan bahwa AKB perlahan menjadi populer dan laris dlm penjualan CD. Bahkan ada orang yang tidak bisa masuk ke tempat acara handshake menunggu diluar. AKB telah menjadi artist yang populer. Kita kadang lupa dengan semuanya ketika sedang berada di atas angin."

Nishiyama: "Kalau aku lebih mengurusi hal-hal yg lebih kecil. misalnya masalah kebersihan, dan 'memarahi member krn caranya memegang sumpit salah', hahaha... Aku pikir aku menjadi wanita yg menyebalkan dimata member dgn harga diri yg tinggi.

Tapi aku pikir ada sudut pandang kalau itu adalah hal yg unik buat seorang wanita. seperti 'kulitnya jadi kasar, atau gaya rambutnya berubah sedikit'. Jadi secara alami aku dan Togasaki-kun punya peran yg berbeda ketika itu... atau boleh dikatakan ini adalah perbedaan antara keibuan dan kebapakan? Karena saat itu pada member hampir semuanya sedang dalam masa-masa awal remaja, ada saatnya peran seorang ayah yg harus tunjuk ini itu dan peran seorang ibu yg melakukan hal sama."

Togasaki: "Ketika kami menemui kesulitan, adalah tugasku berbicara pada mereka. Tentu saja jika ada member yang menangis atau down, aku akan mengurus mereka, Tapi aku harus memandang member secara rata dan objektif. Jadi aku mencoba sering-sering mengajak member berbicara dan menyapa mereka, seperti 'bagaimana kabarmu'. Tapi masih saja, sampai saat ini hanya (Oshima) Yuko yg berani mendampratku."



Q : Dari TOKYO DOME, Season 2 AKB akan mulai?

Togasaki: "Aku pikir bukannya fanbase kami berubah selama 7 tahun ini, tapi fanbase AKB lah yang meluas. Fans lama kami kadang-kadang masih suka datang untuk menonton pertunjukan theater. Sangat menyenangkan melihat AKB sekarang bertambah, mulai dari wanita, anak-anak dan banyak keluarga yang datang ke acara event kami. Tapi terkadang membuatku merasa agak gelisah. Aku merasa karena semua orang memanggil AKB sebagai Idol Nasional, mereka mau mengantri lama hanya untuk bisa bersalaman..."

Nishiyama: "Aku pikir sejak 2 tahun terakhir aku merasa bahwa fanbase AKB telah melebar kemana-mana. Itu karena tiap tim bisa mengisi theater untuk penonton wanita saja. Aku sudah menonton theater AKB dari point dimana mereka masih kesulitan, dan aku merasa fans AKB sudah mulai menjadi sangat umum.
Apa yg menjadi pikiranku akhir-akhir ini adalah kami sudah mendaki gunung selama 6 atau 7 tahun, tapi suatu saat kami harus menuruni gunung yang kami panjat ini."

Togasaki: "Tapi konser TOKYO DOME bukanlah puncak utk kami. Itu hanyalah checkpoint utk kami. Aku sering tanya setelah konser kemarin, 'Apakah kami akan bubar?' Tapi Akimoto-sensei berkata kepadaku. 'Aku sendiri pun belum pernah mendaki lebih tinggi dari ini.'"

Nishiyama: Aku juga berfikiran seperti itu. ini seperti mendaki lebih dari 1 gunung, dan situasi saat ini adalah kami tidak bisa melihat tujuan kami berikutnya karena ditutupi oleh kabut yang tebal."

Togasaki: "Tapi aku bisa merasa bahwa Tokyo Dome akan menjadi awal AKB season 2. Penghargaan Taisho Record atau memperoleh penjualan hingga jutaan bisa dianggap sbg pencapaian, Tapi ketika kami mengunjungi pusat bencana tsunami, dan melihat orang sangat menikmati pertunjukan dan kunjungan kami, aku merasa inilah alasan utama kami bekerja sangat keras selama ini."

Nishiyama: "Aku merasa kami ingin menjadi sebuah Brand (Merek) ketimbang hanya menjadi artis. Dan jika merek ini menjadi sebuah budaya, akan sangat luar biasa kan."

Togasaki: "AKB bukanlah grup dimana kau menghargai penampilan fisik mereka, seperti 'Wow! Dia sangat terlihat cantik dengan model rambut itu!' atau 'Dia terlihat kawaii!'. Apa yg ingin aku katakan pada orang-orang adalah kenyataan bahwa mrk berkeringat dan bekerja keras. Kau tau? Keringat mereka pun mengalir deras ketika mereka sedang latihan."



Q : Sekarang Maeda Atsuko-san sudah lulus dari AKB48. Apa kalian merasa bahwa AKB telah membuatkan jalan untuknya menuju show-biz dunia yg mainstream?

Togasaki: "Jalan keluar bukanlah yang kami buat untuk mereka, Tapi itu adalah hasil yang mereka dapatkan secara percaya diri selama mereka berada di AKB bertahun-tahun. Aku punya feeling bahwa AKB secara perlahan menjadi tempat dimana mereka bisa mendapat kepercayaan diri utk bekerja secara individual di dunia entertainment. Ketika aku melihat Maeda, mendengar pengumuman utk posisi 2 di pemilu tahun kemarin, aku menyadari mungkin dia tidak akan mengikuti pemilu tahun berikutnya. Aku merasa dia tidak akan mampu berdiri dengan tekanan yg sama lagi."

Nishiyama: "Untukku, Aku punya punya perasaan ketika melihat dia di theater. Biasanya member akan langsung pulang dengan perasaan lelah setelah mereka perform, Namun akhir2 ini, aku tidak bisa merasakan hal itu dari Maeda. Aku merasa dia seperti memakan permen karet yang bernama AKB dan terus mengunyahnya sampai tidak ada lagi rasa yg bersisa dari permen tersebut."

Togasaki: "Tapi bukan berarti dia jadi membenci AKB, menurutku."

Nishiyama: "Ya. Aku merasa dia seperti menyadari sudah saatnya untuk menuju tempat lain."


Kesimpulan: Sousenkyo (pemilu) lah yg membuat AKB menjadi sebesar sekarang.



Q : Apakah ada member generasi berikutnya yg menarik perhatian kalian?

Togasaki: "Mereka semua sama sekarang. Mereka secara alami akan menanjak, baik itu dengan atau tanpa ekspektasi dari kami."

Nishiyama: "Maksudmu yang bisa menggantikan Maeda sebagai wajah AKB yang  baru?"

Togasaki: "Kalau itu aku tidak punya gambaran saat ini. Tapi seperti Maeda, bukanlah hak kami untuk memilih. Akimoto-sensei lah yang berhak penuh untuk memilih wajah AKB berikutnya. Sejarah AKB48 adalah tentang reaksi positif dan negatif terhadap keputusan Akimoto-sensei dan semua yang muncul dari keputusan itu. 

Ketika Maeda dipilih menjadi center, sejujurnya aku tidak bisa mengerti kenapa. Aku punya gambaran bahwa seseorang center itu haruslah seseorang yang bisa menonjol dari member lain, jadi aku tdk bisa membayangkan akan seperti apa jika Maeda jadi center. Tapi dia tumbuh menjadi gadis yg pantas menjadi seorang center.

Dan senbatsu juga memerankan peran penting dlm perluasan AKB. Karena Sousenkyo adalah event yang serius. Tidak ada jaminan Maeda akan memenangkan posisi 1. tapi kami harus mengambil resiko tersebut. karena itulah aku merasa AKB setelah sousenkyo menunjukan perbedaan yg sangat besar."

Nishiyama: "Pastinya."

Togasaki: "Dan sudah tidak terhitung pidato pemilu yg serius oleh para member tidak ada event yg bisa kau rasakan bahwa member melakukan semuanya dgn sangat serius. Pemilu pertama... aku masih bisa menangis jika menonton videonya lagi. Dan tahun ini, banyak org yg mulai menangis ketika nama Nakanishi Yuuka dipanggil dan berada diurutan 63. Jika kau bisa mengerti alasan kenapa bnyk org yg merasa tersentuh dgn itu, maka kau bisa lebih menikmati AKB."

Nishiyama: "Aku setuju. AKB punya banyak cerita yg bnyk org bisa nikmati. Jika kau menyukai AKB48 seperti potongan puzzle, sekarang kita kehilangan potongan puzzle yg bernama Maeda Atsuko."

Togasaki: "Jika kita memasukkan Yuko ke dalam posisi Maeda sebagai  penggantinya, itu sama sekali tidak menarik. Aku sendiri sebenarnya sangat menantikan apa yang akan Akimoto-sensei lakukan utk mengisi hilangnya potongan puzzle ini dan kami akan melanjutkan pemilihan shinsa utk KKS. Jadi aku sebenarnya ingin berteriak kepada member, 'Semuanya! Berdiri! Sekarang saatnya untuk membalikkan keranjang buah!!' Hahaha..."

Nishiyama: "Aku pikir cerita yang berjudul AKB48 membutuhkan shuffle yg radikal."



Q : Terakhir, bisa kalian gambarkan apa itu AKB48 dimata kalian?

Togasaki: "Apa yg aku cintai dan sangat penting bagiku. Maksudnya, AKB sudah menjadi bagian besar dalam hidupku."

Nishiyama: "AKB48 itu seperti anak kecil yang diminta oleh ayahnya yaitu Akimoto-sensei untuk kujaga, sepeti seolah2 dia berkata 'tolong ya!' Hahaha... Jadi aku akan memberikan semua cintaku pada AKB mulai saat ini."


===============================================================
Sumber: http://www.akb48wrapup.com/2012/10/togasaki-and-saruobasan-interview-the-past-and-future-of-akb48/

Senin, 15 Oktober 2012

[PV] AKB48 - Sakura no Ki ni Narou [Pohon Sakura Yang Abadi]

Ada yang sadar gak ya kalau lama-lama blog ini mulai terjangkit virus 48Family?? Mulai banyak post-post yang berhubungan dengan AKB48 maupun JKT48?? Hahaha... Saya emang sudah mendedikasikan diri menjadi salah satu fans setia dari idol group yang sudah memenjarakan hati perjaka blogger yang suci ini~ X3 *eh?*

Well, kali ini saya akan memosting sedikit random talk tentang sebuah PV (Promotional Video) yang udah agak lama dari AKB48, yaitu Sakura no Kini Narou yang bisa diterjemahkan dalam bahasa Indonesia sebagai Pohon Sakura yang Abadi.


Awal mula Music video ini, 5 Member dari AKB48,kita melihat Maeda Atsuko, Oshima Yuko, Takahashi Minami, Itano Tomomi dan Kojima Haruna sedang berada di sebuah pemakaman salah seorang sahabat mereka semasa sekolah yang meninggal di usia muda beberapa tahun lalu [Diperankan oleh Matsui Jurina]


Setiap tahun mereka selalu datang untuk menjenguk makam ini. Yuko telah menikah dan memiliki seorang puteri cantik, Takamina dan Kojiharu masih menjadi mahasiswa di Universitas Tokyo sedangkan Tomochin dan Acchan sudah bekerja. Tetapi disela-sela kesibukan mereka masing-masing, roh dari rekan mereka yang sudah meninggal, selalu berada mendampingi mereka setiap saat dan selalu menjaga mereka bagaikan sebuah pohon sakura yang Abadi.



Berikut adalah video Youtube PV ini:



Lagu ini jujur begitu menyentuh hati saya, apalagi setelah saya mencari PVnya versi english subs dan mencari tahu latar belakang cerita yang digambarkan lewat video ini. Pertama kali mendengarnya langsung menangis... 


This is truely one of many great songs AKB48 have sung so far~ TwT d

Enjoy the music, asalkan jangan terlalu dibawa galau yah~ :P

Sabtu, 22 September 2012

Doaku Untuk JKT48 [22 September 2012]

"Joyful! Kawaii! Try To Be The Best!"

GBK malam ini ada konser besar, SMTown concert...

Dan hanya beberapa ratus meter dari sana, JKT48 kini juga menggelar "konser kecil" alias penampilan teater rutin mereka..

Malam ini adalah show teater mereka ke-33, tak terasa sudah banyak yah..

Wahai para member JKT48, dan juga mungkin para calon 2nd Gen JKT48 yang berdedikasi tinggi, tengok dikit deh ke GBK...

"Di panggung inilah, puncak kesuksesan kalian akan tercapai"

Kalian mau ga suatu saat konser disana? Puluhan ribu fans chant dengan riuh? Entah chant ala wota, atau pun teriakan fans yang murni tulus diteriakkan untuk kalian?

Selama ini yang bisa konser di GBK cuma artis luar...

Tunjukin kalo artis lokal juga bisa, pelan2 gapai impian kalian lewat teater...

Doaku beserta kalian, semoga kalian mampu mengarungi jalan kesuksesan yang masih panjang dan terjal di hadapan kalian. 

Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! 
Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin! Amin!

"Bunga Sakura gugur dan meninggalkan ranting, tahun depan bersemi lagi...."

Semoga kelak, dan secepatnya, bunga-bunga sakura JKT48 akan mencapai puncak kesuksesan dan kebahagiaan akan bersemi sampai selama-lamanya....! ^_^

History of AKB48 - Dream Can Become True!!


Banyak fans 48family saat ini, lebih spesifik, fans JKT yang masih tidak tahu/kurang tahu dengan masa lalu AKB48 yang kelam. Jadi, mengutip dari sebuah sumber, saya akan menceritakan (lebih tepatnya mentranslate) sejarah AKB48, sekaligus menyuguhkan beberapa gambar yang diambil dari penceritaan masa lalu AKB48 ini...

AWAL MULANYA

Ketika proyek ini dimulai pertama kali, kira-kira sebanyak 7.924 gadis remaja dari seluruh Jepang mendaftar untuk audisi pertama. Tidak ada promosi audisi saat itu tapi semua itu karena nama Akimoto Yasushi yang menarik perhatian banyak pendaftar. Bersama dengan kalimat “Aku ingin bertemu dengan kalian yang memiliki kepribadian yang kuat” di poster audisi, hal ini menarik perhatian gadis-gadis remaja yang tidak punya hubungan apapun dengan industri musik untuk berkumpul di Akihabara Theater
Diantara para pendaftar, ada Atsuko Maeda, yang sekarang menjadi artis yang terkenal seantero Jepang. Saat itu dia masih seorang murid pendiam, memperhatikan pelajaran, yang memiliki nilai yang biasa-biasa saja dan mungkin akan menjalani hidup normal jika dia tidak melihat poster audisi. Atsuko sedang berjalan pulang dari sekolah bersama ibunya ketika ia melihat poster audisi dan memutuskan untuk mendaftar audisi. Ibunya melihat tindakan ini sebagai tindakan yang tidak biasa dari anaknya, tapi satu keputusan ini akan mengubah kehidupan anak ini seumur hidupnya.

Diakhir putaran terakhir audisi, 24 gadis remaja telah dipilih untuk menjadi member Idol Group ini. Mereka mulai pelajaran menari dan belajar bagaimana caranya menyanyi sambil pergi ke sekolah setiap hari. Kebanyakan dari member-member ini sama sekali tidak punya pengalaman dengan menyanyi dan menari sama sekali, dan mereka hanya diberikan waktu 1 bulan untuk berlatih sehingga mereka bisa tampil di hari pembukaan theater – 1 Desember 2005. Tapi karena pelatih tari mereka merasa bahwa dengan kemampuan para member saat itu masih belum bisa tampil pada tanggal 1 Desember, maka pembukaan theater ditunda seminggu menjadi hari dimana mereka melakukan debut theater mereka, 8 Desember.

Di hari pembukaan, ada beberapa orang yang duduk di bawah stage untuk menonton penampilan mereka. Tapi, kebanyakan dari mereka adalah staff dan para official, jumlah penonton yang asli pada hari itu hanyalah 7 orang. Mulai dari hari itu, mereka perform di theater mereka setiap hari, termasuk di akhir minggu dengan harapan bahwa semakin banyak orang akan mengenal mereka. Mereka meneruskan performance mereka setiap hari meskipun ada saat dimana benar-benar tidak ada yang menonton mereka. Mereka bahkan mencoba memberikan tiket seharga 1000 yen secara cuma-cuma pada para pejalan kaki yang melintas tapi hampir tidak ada orang yang mengambilnya. Mereka bahkan mencoba tampil dua kali seminggu pada akhir minggu dengan harapan ini akan menaikkkan kesempatan untuk mendapat penonton, tapi ini hanya merupakan pengalaman menyakitkan bagi para member saat itu.



Ini tidak berakhir sampai di sini saja, ketika member-member merayakan Natal,  natal pertama mereka bersama dengan AKB, mereka diminta untuk tampil di stage. Penuh dengan kebahagiaan, member-member mencoba membagikan flyer pada para pejalan kaku, mencoba menarik mereka untuk menonton pertunjukan Natal mereka. Ini adalah saat dimana mereka menyadari kenyataan pahit dari Masyarakat, kebanyakan pejalan kaki tidak memperdulikan mereka. Beberapa orang mengambil flyer mereka, melihatnya sebentar, lalu melemparkannya ke dalam tong sampah tepat di depan member-member. Hal ini tentu saja menghancurkan hari member-member. Pada akhirnya, tidak ada yang menonton, member-member merayakan Natal dengan sesama member.

PERTANDA DARI STATUS QUO

Meskipun terombang-ambing di lautan tanpa harapan, secara perlahan mereka mulai mendapat fans-fans setia yang selalu datang ke theater untuk menonton pertunjukan mereka. 2 minggu setelah debut mereka, mereka mendapat fan letter yang pertama. Secara garis besar, yang tertulis di fan letter itu adalah:

"Kerja keras dan ketidakmauan kalian untuk menyerah meskipun kalian ada di lingkungan yang keras telah menyentuh hatiku. Ini menginspirasiku untuk bekerja keras dengan pelajaranku juga"

Memang benar tekad keras mereka-lah yang menyentuh hari banyak orang yang ada di sekitar Akihabara saat itu, terutama Otaku, AKB48 mulai mendapat perhatian dari ‘dunia bawah tanah’.

Dengan jumlah fans royal yang bertambah-tambah, yang mulai mendatangi theater setiap hari, perbedaan kepopuleran antar member mulai nampak. Di antara para member ada Itano Tomomi, yang selalu menari di pojok stage. Ada 2 pilar di theater, untuk melihat member favorit mereka lebih jelas, para fans biasanya akan menonton dari tengah. Sialnya bagi Tomomi Itano, ini berarti dia tidak akan dapat melihat para penonton dari sisi stage. Tapi sebagai salah satu anggota yang tampil di stage, dia harus terus menari dan melambaikan tangannya meskipun tidak ada orang didepannya. Di sebuah wawancara, Tomochin (julukan Itano Tomomi) berkata bahwa dia terus melambaikan tangannya dengan harapan suau hari nanti akan ada orang di depannya, tapi ini cukup berdampak pada kejiwaannya. Ada bukti bahwa dia stress dan berteriak dan menjerit dan melemparkan peralatan make-up ke lantai. Kebanyakan member lain juga tidak bahagia, hampir semuanya memikirkan saat dimana mereka bisa berhenti melakukan hal ini (tampil).

Setiap hari akan ada setidaknya 1 member yang akan menangis di ruang ganti dan menolak untuk naik ke panggung. Kabarnya Akimoto Yasushi sendiri harus pergi ke theater setiap hari untuk menyemangati member-member untuk terus tampil dan memaksa mereka untuk percaya padanya lebih lama lagi. Untungnya sebuah kabar baik datang tak lama kemudian. Untuk pertama kalinya, pada tanggal 4 Februari 2006, 3 bulan setelah performance pertama mereka, tiket theater habis terjual.

Kira-kira 2 minggu kemudian, mereka mengumumkan bahwa aka nada audisi kedua. Ini adalah berita mengagetkan bagi para member original karena mereka melihat ini sebagai tanda bahwa mereka dianggap tidak mampu tambil sebagai grup yang baik. Tapi menurut Akimoto Yasushi di sebuah program TV entah kapan, audisi ini dimaksudkan untuk menambah jumlah member sehingga mereka bisa tampil setiap hari. Lagipula, memaksa sekelompok gadis remaja untuk tampil setiap hari dan dua kali di akhir minggu akan memaksa batasan fisik dan mental member-member

Di antara periode audisi kedua, yang sekarang dikenal sebagai Ratu Iklan Shinoda Mariko yang keluar dai audisi pertama diperbolehkan untuk bergabung dengan AKB8 dengan bantuan para fans. Mariko selama itu bekerja di café di depan theater sebagai seorang pelayan. Dia mendapat popularitas dari fans-fans yang datang ke café, dan karena bantuan fans ini juga dia dikenal Akimoto Yashushi. Faktanya, Akimoto Yasushi mungkin tidak tertarik para Shinoda Mariko karena dia datang audisi dan gagal pada suatu wawancara dengan Shinoda Mariko. Suatu hari, ketika Mariko sedang bekerja di café seperti biasa, Akimoto Yashushi tiba-tiba datang dan berbicara dengannya:

“Apakah kau Shinoda Mariko? Jika kau bisa menghafal 12 lagu dalam waktu 4 hari aku akan memperbolehkanmu bergabung dengan AKB48”, dengan kemampuan dan tekad yang luar biasa, Mariko mampu menghafal kedua belas lagu dan bergabung dengan AKB. Menjadikan dia satu-satunya member 1.5 gen.



AKB48 juga merilis single pertama mereka, “Sakura no Hanabiratachi” yang merupakan salah satu lagu yang dittampilkan di theater saat itu. Ada yang bilang bahwa Akimoto Yasushi sendiri yang menanyakan pendapat para fans untuk memilih sebuah lagu dari set list untuk debut single AKB. Single ini masuk ke top 10 mingguan Oricon dan terjual 22 ribu kopi yang sangat jarang untuk sebuah grup musik berlabel indie.

Sekitar 11.000 pendaftar dari seluruh dunia mendaftar untuk audisi kedua yang diadakan melalui video telepon. 19 gadis remaja lolos audisi dan mereka dibentuk menjadi grup lain, yang nantinya dinamai Team K, dengan original member sebagai Team A. Team K memulai debut performance mereka pada tanggal 1 April 2006 dengan theater yang penuh, tetapi performance mereka setelah itu tidak menarik penonton sebanak hari pertama. Alasan utamanya adalah karena kebanyakan fans masih royal kepada member-member original dan mereka tidak tertarik pada member-member baru. Kekecewaan dan perasaaan terhina lah yang memacu member Team K, sampai hari ini, Team K masih dibanding-bandingkan dengan Team A.

Setelah 19 member baru bergabung dengan AKB48, ditambah dengan ke-19 orginal member (sisanya mengundurkan diri/dipecat), jumlah personil AKB menjadi 38 orang, sebuah jumlah yang tidak pernah didengar di industri musik. Komplain dari fans-fans mengenai kesulitan mengenali member-membe rmuncul. Untuk solusinya, Akimoto Yashushi memutuskan bahwa diperlukan seseorang yang mewakili seluruh grup – Ace dari AKB48, dan yang dipilih, sekarang dikenal oleh orang-orang di seluruh dunia, adalah Atsuko Maeda.

Lalu proyek untuk melatih Maeda Atsuko menjadi seorang bintang dimulai. Sebelum recording untuk setlist untuk stage baru, Maeda Atsuko diberi sebuah solo song. Orang pertama di grup yang diberi perhatian spesial. Ketika ia melihat liriknya, ia kebingungan. Acchan (nickname Atsuko Maeda) tidak percaya pada kemampuan menyanyi dan kemampuan menarinya sama sekali, ini semua nampak tiba-tiba. Acchan lalu berbicara di sebuah wawancara bahwa dia menolak untuk menampilkan dirinya saat itu. Dia menangis di studio dan menolak untuk memulai rekaman. Para Manajer dan staff jadi panik dan ketika Akimoto Yasushi alias Aki-p datang setelah mendengar situasinya, dia dilarang masuk karena para manajer takut bahwa kehadiran Aki-p malah membuat segalanya lebih buruk.

Secara umum dan secara logika, seseorang yang mendaftar audisi sebuah menjadi member sebuah idol group seharusnya bahagia ketika ia mendapat perhatian. Tapi di situasi Atsuko Maeda, benar-benar kebalikannya. Acchan juga mengatakan pada sebuah wawancara bahwa dia tahu dan merasa ada lebih banyak member yang lebih baik darinya, dan dia bukanlah yang terbaik tetapi dia dipilih oleh tim manajemen. Dia merasa bersalah pada member lainnya. Di sisi lainnya, member-membe ryang dipilih sebagai back dancer untuk solo Atsuko Maeda juga tidak bisa menerima keputusan ini. Mereka tahu ini bukan salah Acchan karena mereka menjadi back dancer, tapi mereka tidak bisa menyembunyikan kekecewaan mereka.

Setelah Maeda Atsuko menjadi center AKB, AKB48 akhirnya merilis major debut mereka. Debut single mereka “Aitakatta” yang tidak dikenal saat itu, nantinya akan menjadi terkenal di seluruh Jepang dan diketahui semua fans J-pop. Setelah mereka merilis major debut mereka akhirnya mulai dikenal orang-orang

KESEMPATAN DATANG DI SAAT YANG TIDAK KAU DUGA

Sayangnya ini memiliki dampak yang tidak terduga pada kehidupan sekolah mereka. Image Akihabara saat itu masih “gelap” dan “tidak biasa”, fakta bahwa AKB memiliki nama Akihabara (AN: AKB artinya Akihabara48) pada nama mereka secara instan membuat orang-orang merendahkan mereka. Itano Tomomi alias Tomochin, salah satu seorang member original, menceritakan pengalamannya yang pernah terjadi waktu dia masih di sekolah. Tomochin menyapa seorang temannya pada suatu pagi, tapi temannya hanya melihat ke belakang dan memeberinya tatapan yang dingin. Tomochin lalu bertanya kenapa mereka mengacuhkannya, teman masa kecilnya ini bilang dia merendahkan Tomochin karena dia bergabung dengan AKB48. Semenjak hari itu, mereka tidak pernah berbicara lagi. Ini tentu saja berakibat besar pada perasaannya. (jadi teringat kembali kasus Delima, idola saya di JKT48)



Disamping “Skirt, Hirari”, single kedua mereka, mereka tidak pernah dipanggil ke program TV. Tidak puas, para staff membawa member-member dan pergi ke setiap kantor saluran TV untuk mempromosikan mereka. Dengan kepercayaan bahwa semua orang hanya perlu melihat sekali untuk melihat seberapa tingginya tingkat penampilan mereka, mereka bahkan ditolak untuk memasuki kantor saluran TV karena mereka masih tidak di kenal saat itu. Kojima Haruna alias Nyan-nyan alias Harunyan, salah seorang orginal member yang masih aktif hingga kini, mengatakan bahwa para staff berkata pada para member untuk tidak khawatir, bahwa lagu selanjutnya akan menjadi lagu hit, tapi tentu saja hal ini tidak pernah terjadi. Disamping memiliki kepercayaan bahwa semua orang yang melihat performance mereka akan menyadari bahwa mereka mampu perform dengan luar biasa, hari-hari dimana AKB48 tidak dapat menjual CD terus berlanjut.

Disaat inilah Tomochin kembali stress dan melemparkan barang kesana kemari dan berteriak-teriak di ruang ganti. Hal ini merupakan bukti bahwa mental dan fisiknya telah mencapai batasnya, ini juga menyatakan bahwa kondisi ini sangat sulit untuk seorang anak berumur 14 tahun. Tomochin berbicara pada Aki-p beberapa kali dan menyatakan bahwa dia ingin keluar dari AKB, tapi Aki-p terus memintanya untuk menunggu sebentar lagi. Tomochin lalu mengatakan pada sebuah wawancara bahwa dia tidak tahu seberapa lama harus menunggu, atau seberapa lama dia mampu menunggu, tapi dia memutuskan untuk mempercayai Aki-p dan menunggu sebentar lagi untuk perubahan situasi.

Saat itu, ketika keadaan tidak bisa lebih buruk lagi, kesempatan untuk membalikkan keadaan muncul. Desember 2007, 2 tahun setelah debut mereka, ketika hari dimana mereka tidak laku terus berjalan, sebuah berita menyenangkan datang. Mereka diundang oleh NHK untuk tampil di konser Kouhaku. Ini adalah sebuah event besar dan bergengsi yang mengundang musisi-musisi top Jepang untuk tampil di akhir tahun untuk merayakan tahun baru. Tapi kenapa AKB48 dipanggil meski mereka tidak laku saat itu? Mereka dipilih untuk mewakili Akihabara boom, atau dalam kata lain kultur Otaku. Sebagai tambahan, mereka tidak muncul sebagai grup musik individual melainkan performance bersama musisi lainnya dari Akihabara yang populer saat itu. Hasilnya, jika seorang musisi saat itu tampil selama 3 menit untuk performance merka, AKB hanya diberi waktu 1 menit 35 detik. Meskipun ini nampak sebagai performance yang menyedihkan, performance mereka yang singkat ini disiarkan ke seluruh Jepang dan banyak member saat ini yang tahu AKB48 pertama kali dari performance di sini.



Waktu berlalu dan 2008 tiba, sudah 3 tahun semenjak AKB dibentuk. Ada banyak tekanan dalam grup bahwa jika mereka tidak bubar-bubar tapi tidak membuat AKB menjadi dikenal, semua akan berakhir. Salah satu event yang menandai tekanan ini adalah kontrak dengan label rekaman saat itu tidak dipebarui. Sementara mereka tidak merelease single baru, mereka masih tampil di theater, disaat inilah banyak orang yang sekarang berhubungan erat dengan mereka mengenal mereka.

Banyak orang yang pada waktu itu melihat AKB48 sebagai grup musik yang tak memiliki masa depan, dan rumor-rumor seperti AKB48 akan dibubarkan beredar diantara member-member. Di sebuah konser pada musim gugur 2008, 5 member termasuk salah satu member yang populer saat itu mengumumkan bahwa mereka akan graduate (mengundurkan diri) dari AKB48. Pada waktu itu, saat logical dan sebuah keputusan yang benar. Karena pada saat itu AKB48 nampak tidak akan maju dan terkenal.



Setelah tahun yang sepi lewat, 2009, 4 tahun setelah pembentukan orginal pertama. Tahun ini, Maeda Atsuko, Takahashi Minami alias Takamina, Itano Tomomi, dan beberapa original member dan member utama beranjak 18 tahun, lulus dari sekolah. Karena AKB48 selalu mengenakan seragam sekolah sebagai tema utama mereka, jika mereka tidak menemukan cara untuk membuat nama mereka jadi dikenal dalam proses transisi ke stage selanjutnya akan menjadi sulit. Tetapi, keempatan datang di saat yang tidak terduga
Setelah aktif selama 4 tahun, salah satu complain yang paling ramai diantara para fans adalah bahwa Aki-p tidak benar-benar mengerti member-member. Kebanyak complain ditujukan pada member-member yang seharusnya menyanyikan sebuah single dibanding mereka yang dipilih oleh produser dan director. Inilah ketika Aki- mendapat ide, “Kenapa kita tidak biarkan fans saja yang memilih?”. Untuk pertama kalinya di industri musik, sebuah event yang tidak pernah ada sebelumnya digelar pada tanggal 8 Juli 2009. Diberi nama Senbatsu Election, dimana fans mengirimkan voting para member favorit mereka yang akan menyanyikan single selanjutnya. Meskipun hanya ada 54 ribu vote saat itu, ini meninggalkan image di public bahwa AKB = Senbatsu Election.

Member-member lalu menargetkan partisipasi mereka yang kedua di konser Kouhaku. Kali ini mereka ingin tampil di stage sebagai AKB48, mereka ingin tampil individu, yang menandakan bahwa mereka telah bertumbuh dari underground idol menjadi sebuah Idol Group yang sebenarnya. Melihat ini, Aki-p memutuskan untuk menggubah sebuah lagu berdasarkan ini:


In front of your eyes, a large river flows through. 
It’s a wide and large river. 
Even if it’s dark, even if it’s deep, 
Even if its current is fast, don’t be afraid. 
No matter how far apart, there’ll definitely be a shore at the opposite side. 
Hold on to your dreams, until the day when it is realised comes.


Di depan matamu, 
Sebuah sungai yang besar mengalir. 
Sebuah sungai yang besar dan dalam. 
Meskipun gelap, meskipun dalam, 
Meskipun arusnya cepat, janganlah takut. 
Tak perduli seberapa jauh kau terpisah, pasti akan ada tepi disisi lainnya. 
Peganglah mimpimu, sampai hari mimpimu terwujud tiba.


“Seberangi sungainya dan raihlah mimpimu yang ada di sisi yang lain!!” adalah pesan yang dikirimkan Aki-p kepada para member. Ini adalah sebuah lagu yang berbeda dengan lagu-lagu yang AKB telah nyanyikan, yang kebanyakan adalah lagu romantic. Dengan lagu ini, pada Oktobr 2009, AKB48 mendapat peringkat no 1 di Oricon chart.

Ketika sebuah event recording terbuka untuk sebuah program radio pada tanggal 23 November 2009, ketika member-member AKB berbicara dengan producer AKB48 Akimoto Yasushi, ketika sebuah berita mengejutkan muncul. Mereka diundang ke konser Kouhaku yang ke 60. Setelah berjuang dan direndahkan selama 4 tahun, mereka akhirnya dapat perform di konser Kouhaku dengan nama mereka sendiri.

Dan setelah 7 tahun, mereka ‘berjalan sejauh’ 1830 meter dari theater kecil mereka di Akihabara dan tampil di Tokyo Dome selama 3 hari! :D (FYI, Tokyo Dome adalah salah satu tempat konser paling besar di Jepang. Semua impian musisi adalah untuk tampil di sini. Seperti yang kita tahu, JKT48 ikut tampil di sini selama 3 hari dengan membawakan lagu ‘Baby! Baby! Baby!’ versi bahasa Indonesia).

Untuk melihat sejarah lengkap dari AKB48 yang pernah ditayangkan di salah satu acara TV Jepang: Kinsma, berikut adalah link yang bisa Anda kunjungi:

PART 1:

PART 2:

PART 3:

PART 4:

PART 5:

PART 6:

PART 7:

PART 8:

PART 9 (END) :

===============================================================
Sumber asli dokumen ini dapat Anda lihat di: http://toomuchidea.blogspot.com/2012/09/masa-lalu-akb48_21.html?m=1